Testimoni

Pengalaman Nyata Ibu Heni Terbebas Dari Bengkak Karena Asam Urat, Kedua Tangan dan Kaki Tidak Bisa Digerakkan Karena Hiperurecemia (Kadar Asam Urat Terlalu Tinggi Di Dalam Tubuh.

Sembuh Dari Bengkak Asam uratHeni umur 41 tahun pertama kami dipertemukan TANEX dan di kenalkan oleh Ibu Lala. waktu itu saya mempunyai penyakit yang menurut saya di umur 35 tahun itu tidak mungkin saya dapatkan karena saya kira penyakit itu hanya milik orang tua saja karena bapak saya mempunyai penyakit yang sama seperti saya, kalau saya kena penyakit itu saya hanya bisa tidur saja dan tidak bisa beraktivitas, sudah di tangani oleh banyak dokter namum tetap hasilnya sia-sia karena penyakit tersebut tidak bertambah baik, suatu hari saya harus ke Bekasi tetapi terpaksi saya batalkan semua, kaki tangan saya bengkak tidak bisa digerakkan rasanya seperti di tarik tarik.

Akhirnya saat saya sakit, teman-teman saya mengunjungi saya di rumah dan akhirnya banyak yang bilang memang kalau kondisi demikian saya tidak bisa beraktivitas. Besoknya saya terpaksa harus kembali bekerja karena harus melakukan kewajiban saya, disitu atasan saya melihat saya jalan bertatih tatih dan akhirnya memberikan saya sebotol TANEX saat itu dan saya tidak tahu manfaatnya apa dan katanya sudah minum saja dan saya takut karena harganya lumayan mahal, namun atasan saya bilang tidak perlu kuatir dengan hartanya kita lihat saja manfaatnya kalau begitu menurut saya itu merupakan suatu kehormatan buat saya karena buat saya, karena dari seluruh karyawan yang ada hanya saya yang diberikan, akhirnya saya mau pulang ke rumah, saya minum rutin 3 kali sehari sesuai dengan anjuran dan saya disuruh rasakan.

Tidak sampai 2 hari saya sudah merasakan perubahan yang sangat besar bahkan saya sudah bisa naik motor kemana mana. Selain asam urat yang saya derita, kebetulan anak saya juga mengalami hal yang sama seperti saya, saya memiliki kutil besar di bawah mata saya, saya diminta oleh suami saya untuk laser, saya bilang sama suami saya sayang kalu dipakai untuk biaya laser karena cukup besar, nah tidak sampai 1 bulan saya minum TANEX ternyata kutil dibawah mata saya hilang. Pertama kali saya tahu asam urat saya itu angkanya 7 lebih. Baru baru ini saya cek darah dan hasilnya asam urat saya 5,5, saya rasa itu saja pengalaman saya, semoga bermanfaat, terima kasih.

Video Pengalaman Nyata Ibu Heni Tentang Bagaimana TANEX Sangat Membantu Kondisi Tubuh Ibu Heni Yang Sering Memiliki Kadar Asam Urat Berlebi dan Bengkak Pada Kedua Tangan dan Kaki.

Klik Video di bawah ini, tekan tombol Play untuk Memulai.

(Kelancaran Video Teragantung Dari Kecepatan Internet Anda, Tekan Pause untuk loading video sampai selesai, baru tekan tombol Play untuk menonton)

Pengalaman Keluarga Moh Agus Chirnu Mengatasi Asam Urat “Alhamdulillah penyakit kolesterol, asam urat dan maag yang diderita istri saya membaik setelah mengkonsumsi TANEX ini.”

asam-urat-dan-maag-yang-diderita-istri-saya-juga-membaik-setelah-mengkonsumsi-TANEXSaya, Istri dan anak-anak mengkonsumsi TANEX. “Alhamdulillah penyakit kolesterol, asam urat dan maag yang diderita istri saya juga membaik setelah mengkonsumsi TANEX ini.” Saat ini kami terus mengkonsumsi TANEX secara rutin untuk meningkatkan kesembuhan khususnya untuk syaraf kejepit dan sinusitis disamping untuk memelihara kesehatan tubuh secara umum. Cara kerja TANEX ini cukup unik dan bisa dirasakan progress-nya yaitu ditandai dengan adanya rasa sakit pada organ tubuh tertentu tergantung jenis penyakitnya, misalnya saya sempat buang-buang air besar selama 1 hari, setelah itu Alhamdulillah perut terasa membaik. Saya jadi ingat kalau selama ini perut memang sering bermasalah, sering masuk angin (pernah sakit maag). Untuk kasus sinusitis, reaksi yang saya rasakan adalah tiba-tiba mengalami flu berat disertai demam dan batuk berdahak, dada terasa panas tetapi setelah dahaknya terbuang melalui batuk. Alhamdulillah sinusitis yang selama ini saya derita semakin membaik, frekuensi bersin-bersin setiap pagi semakin jauh berkurang dan tubuh terasa lebih fit. Rasa sakit tersebut bisa dijelaskan sebagai reaksi atas proses detoksifikasi yang sedang berlangsung selama mengkonsumsi TANEX Hal ini perlu dipahami agar tidak terjadi salah persepsi dan menghentikan minum TANEX gara-gara adanya reaksi tersebut dan menganggap TANEX sebagai penyebabnya. Puji syukur kepada Allah SWT atas karunia dan nikmat yang diberikan kepada kami sekeluarga, yang telah mempertemukan kami dengan produk ciptaanNYA yang berkhasiat luar biasa ini. Demikian, pengalaman kami sekeluarga dalam mengkonsumsi TANEX ini untuk meningkatkan dan memleihara kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi bagi orang lain.

Pengalaman Koko Dan Lala Menanggulangi Asam Urat, “Hal yang dikhawatirkan ternyata tidak terjadi, kaki saya tidak bengkak lagi.” 

Testimoni-Koko-Dan-Lala-Menanggulangi-Asam-UratKoko adalah penggemar udang, namun ia tidak mampu menikmati kegemarannya itu. “Jika saya mengkonsumsi lebih dari 1 udang galah berukuran 10-15 cm pasti kaki ini akan snut-snut,” ceritanya. Pernah suatu ketika Koko membandel dan makan sampai 2 ekor udang, hasilnya kaki membengkak. Koko sadar betul mengenai pola makan yang ia jalani tidaklah sehat, terlebih seafood yang dikonsumsi berlebihan. Karenanya tingkat Kolesterol dalam tubuh Koko cukup tinggi, dan ia juga mengidap asam urat. Pernah suatu ketika pada Desember, ia dan istri diundang seorang rekan ke Tenggarong. Jamuan mewah pun tersedia, sayangnya jamuan mewah itu kebanyakan makanan laut. “Mau tidak mau saya harus makan,” ujarnya. pada hari ketiga Koko mulai mempersiapkan mental sampai ia berpesan pada istrinya agar menyimpan sepatunya ke dalam kopor dan menyiapkan sandal. “Persiapan kaki yang bengkak'” katanya. Namun yang dikhawatirkan tidak terjadi, Koko bersyukur. Pertanyaan besar timbul pada diri Koko. Selama ini memang Koko selalu diberikan TANEX oleh istrinya setiap pagi dan sore, tapi Koko tidak bertanya apa TANEX ini, “Saya tinggal minum aja, wong rasanya enak,” ujar Koko. Dari situlah sang istri mulai menjelaskan bahwa TANEX yang ia minum selama ini mempunyai khasiat yang luar biasa. Kejutan berikutnya datang, Koko dikejutkan dengan berita bahagia. Kali ini sang istri telat datang bulan, artinya Lala hamil. “Langsung saya sujud syukur.” Koko mendapatkan anugerah besar dari Allah SWT. Penantiannya selama 6 tahun untuk mendapatkan keturunan akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT. “Berkat TANEX sebagai obat kolesterol dan obat asam urat saya, ikhtiar saya menjadi sempurna,” kata Koko. Kini Koko hanya ingin membantu mensyiarkan TANEX sebagai obat kolesterol dan obat asam urat serta pengobatan lainnya agar menjadi jalan dalam menyempurnakan usaha positif yang diharapkan, tapi niatkan bahwa produk bagus ini bisa membantu kesulitan orang banyak.

Pengalaman Abdul Syukur Menanggulangi Asam Urat “Jika sedang stress, persendian kaki dan lutut jadi bengkak, punggung juga kerap terasa ngilu.”


cara-terbaik-menanggulangi-asam-urat“Jika sedang stres, persendian kaki dan lututnya bengkak. Bagian dalam punggungnya juga kerap terasa ngilu.”
Abdul Syukur pernah menjadi anggota DPRD tingkat II Maros, Sulawesi Selatan periode 2004-2007. Hari -harinya banyak diisi oleh agenda rapat. Ia pun harus duduk berjam-jam. Ia juga sering duduk lama di mobil atau pesawat bila harus dinas di luar kota. Akibatnya, gejala-gejala ambeien pun muncul pada tahun 2007. Ia sulit buang air besar, duburnya sakit dan kotorannya berdarah. Bertepatan dengan itu, ia juga menderita asam urat. Jika sedang stres persendian kaki lututnya bengkak. Bagian dalam punggungnya juga terasa ngilu. Untuk mengatasi penyakitnya, ia minum obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter. Selama satu sampai dua minggu, ia terbebas dari rasa sakit, namun penyakitnya kemudian muncul kembali. Selama tiga tahun, ia harus hidup dengan obat dan kedua penyakitnya. Pertama kali melihat TANEX. Seorang teman membawa TANEX dari Jakarta, tapi Abdul sama sekali tak tertarik ia tak mudah percaya pada obat-obatan alteranatif. Apalagi, si teman juga tidak bisa menjelaskan tentang TANEX dengan baik. Temannya hanya berkata TANEX baik untuk kesehatan tubuh.” Saya baru mau mencicipi TANEX beberapa bulan kemudian. Saat itu, dokter langganan saya – Jamaludin Assegaf – yang menawarkannya dan kemudian menjelaskan manfaat TANEX secara medis pada saya. Karena beliau dokter, saya pun percaya. Ketika saya cicipi, wah, rasanya enak. Padahal TANEX kan biasanya bau. Karena itulah, saya akhirnya tertarik mengonsumsi TANEX secara rutin,” tutur Abdul. Ia mulai minum TANEX dua kali sehari. Setelah seminggu, ia merasakan perubahan, tidurnya lebih lelap dan ia merasa segar ketika bangun di pagi hari. Asam uratnya juga tak pernah kambuh. Selanjutnya, setelah menghabiskan botol kedua, ia tak lagi merasa sakit saat buang air besar. Kotorannya pun bebas dari darah. Namun di botol ketiga lah ia benar-benar merasa – bebas, seperti coto, jeroan atau emping.” Kini saya yakin sepenuhnya. Saya masih mengonsumsi TANEX setiap hari,” tuturnya puas.

Pengalaman Silva Dalam Menanggulangi Komplikasi Asam Urat, “Hanya minum TANEX, tiga penyakit – bebas semua. Saya sangat bersyukur,”

Menanggulangi-Komplikasi-Asam-Urat

Seperti kata pepatah jangan pernah menertawakan atau meledek orang lain yang sedang kesusahan karena akan mendapat balasan yang sama. Inilah yang dialami Silva, yang mengalami sakit komplikasi asam urat dan ambien. Silva tidak pernah mengeluh kalau ia mengalami rasa sakit di tubuhnya karena beliau tidak mau merepotkan orang banyak. “prinsip saya, saya tidak mau buat repot keluarga,” katanya sambil tersenyum. Namun pada akhirnya pertahanannya runtuh juga. Silva jatuh pingsan dan mau tidak mau di bawa ke dokter untuk menjalani pemeriksaan yang lebih intensif. “Setelah mengalami pemeriksaan intensif, baru diketahui kalau penyakit yang saya derita ini sudah sangat berat yakni komplikasi asam urat, maag dan ambeien,” katanya sambil tertawa garing. Tapi dasarnya Silva tidak mau merepotkan istri ataupun keluarganya, ia tetap saja ngeyel menganggap penyakitnya tidak serius. “ Saya dikasih obat. Tapi karena tidak tahan dengan rasa sakit yang amat sangat, saya diberikan morfin.pada saat itu, saya menangis bukan karena takut mati, tapi sedih dengan nasib keluarga saya apabila terjadi apa – apa dengan saya,” ujarnya serius. Singkat cerita melaui seorang teman, Silva disarankan untuk mencoba TANEX untuk terapi penyakit yang dideritanya. Awalnya Silvia mencoba untuk sakit asam urat nya. Sedangkan penyakit maag didapatkan ketika dulu bekerja sebagai kondektur bis di tahun 1980-an. “Dimana saya lebih mementingkan bayaran anak sekolah saya dibanding harus membeli makanan untuk saya. Ya akhirnya kena maag yang sangat parah dan fatal, ujar Silvia yang meminum obat-obat yang dijual bebas untuk mengobati sakit maag yang justru membuatnya koma selama 3 hari. Kondisi lambung yang sudah sangat parah membuat Silva koma selama 3 hari dan ketika buang air keluar darah hitam.“ Tapi setelah mencoba TANEX, maag kronis saya – bebas secara bertahap. Alhamdulillah sekarang sudah membaik,” katanya dengan bahagia. Setelah minum TANEX satu hari, Silva bisa tidur nyenyak. Dengan hanya minum TANEX, tiga penyakit – bebas semua. Saya sangat bersyukur,” katanya sambil tertawa.

Pengalaman Alexander Taidi Dalam Mengatasi Asam Urat, “Inilah jawaban Tuhan yang telah saya nantikan sejak lama,”

cara menanggulangi asam urat dengan herbal“Selain pengobatan medis, saya tak pernah mencoba alternative. Saya hanya berdo’a dan Tuhan akhirnya menjawab do’a saya.” Komplikasi Jantung, asam urat, hipertensi, dan sakit lambung kronis tentu akan menyiksa siapa pun, termasuk Alexander Taidi. Awalnya, Alexander terkena gangguan asam urat pada tahun 1999 karena pola makan yang tidak baik. Pada tahun 2004, ia menderita hipertensi alias tekanan darah tinggi. Komplikasi kedua penyakit ini membuatnya terserang jantung pada tahun 2008. Alex lumpuh hampir seminggu. Pergelangan tangan dan kaki kanannya kaku, tidak bisa diluruskan. Seolah belum cukup juga, beberapa tahun kemudian beban penyakit Alexander masih ditambah dengan kondisi lambungnya. “ada luka kronis di lambung saya. Ini akibat saya sering minum jamu godok sejak muda. Rupanya, karena jamu itu berbentuk serbuk, ada endapan yang tertinggal di lambung. Semakin lama semakin tebal,” jelas Alexander. Lambung yang luka itu membuat Alex mengeluarkan darah setiap buang air besar (BAB). Selama beberapa minggu, ia harus menderita setiap BAB. Alex lalu menjalani pemeriksaan endoskopi dan meminum obat – obatan medis. Ia juga mengonsumsi berbagai obat herbal. Pada bulan April 2009, Alexander akhirnya diopname dua minggu di rumah sakit. Saat itu, kadar hemoglobin atau sel darah merahnya tinggal 5. padahal, angka normal untuk pria adalah sekitar 14. tubuhnya kurus. Bobotnya hanya 54kg, padahal tingginya 172cm. keluar dari RS , Alex harus check up rutin dua kali seminggu. Ia tergantung pada obat – obat kimia. Asam uratnya juga sering kumat. Ia pucat dan lemas. Sesekali BAB-nya juga masih berdarah. Satu lagi dampak negatif dari kondisi ini, Alex mengalami masalah soal urusan ranjang. Napsu birahinya mengendur, ia sulit ereksi, dan spermanya pun encer. “Selain pengobatan medis, saya tak pernah mencoba alternative. Saya hanya berdo’a dan Tuhan akhirnya menjawab do’a saya.” Do’a itu menjawab melalui sebotol TANEX yang diperkenalkan oleh seorang sahabat lama Alex mulai rutin mengonsumsi TANEX sejak Januari 2010. Dalam waktu sebulan, secara bertahap, tubuhnya terasa lebih segar dan fit. Tekanan darahnya normal dan BAB-nya tak pernah berdarah lagi, pertanda lambungnya telah sembuh. Efek lainnya, kejantanannya bangkit kembali. Napsu birahinya muncul dan spermanya mengental lagi. “Kini saya juga aktif berenang dan diving. Inilah jawaban Tuhan yang telah saya nantikan sejak lama,” kata Alex mantab.

Pengalaman Anthony Manurung Mengatasi Komplikasi Asam Urat dan Stroke, “kolesterol saya turun dan asam urat menjadi normal kembali,”


menanggulangi-asam-urat-dan-stroke“Stroke Akut – Anthony Manurung, 59 tahun, divonis dokter untuk mengonsumsi obat seumur hidup akibat stroke yang diderita sejak tahun 1996.  Selama 14 tahun tersebut, 3 macam obat paten seharga jutaan harus diminum Anthony setiap harinya.”
Pernah suatu ketika, Anthony yang berbobot 125 kg ini, jatuh dari kursi ketika beliau sedang dinas di luar kota akibat lupa meminum obat (stroke). Kejadian ini menyebabkan masalah pada bagian tangan dan kaki. Setelah dibawa ke dokter dan diperiksa secara teliti, syaraf leher ternyata juga mengalami masalah dan harus menggunakan penyangga. Selain itu, bagian pinggang jadi bermasalah, sehingga jalan juga harus di tuntun memakai tongkat. “Untuk minum obat, mandi, jalan dan semuanya harus dibantu orang,” ujarnya menceritakan kondisinya dulu. Lelah dengan ketergantungan obat dan keadaan hidup seperti ini, Anthony mencari solusi alternatif untuk mengatasi masalah kesehatannya (Stroke akut, kolesterol dan asam urat). Di bulan Maret, adik mengirimkan TANEX untuk membantu proses Terapi penyakit yang dideritanya (Stroke akut, kolesterol dan asam urat). “Adik saya memberikan 2 botol TANEX untuk diminum. Saya meminumnya 2 kali sehari. Lalu adik saya mengirimkan lagi 2 botol TANEX. Setelah mengonsumsi 4 botol TANEX, tidak ada perubahaan yang berarti,” ujarnya. Namun melalui sesi konsultasi, Anthony mendapatkan informasi mengenai cara mengonsumsi TANEX untuk mendapatkan hasil yang optimal. “Cara minumnya harus diendapkan di bawah lidah, ditahan dalam mulut selama 15 detik, kemudian langsung ditelan. Setelah itu minum 2 gelas air putih hangat. Kemudian, perubahan mulai terlihat dan terasa. “Selama 4 hari, saya mengalami diare dan saya semakin sering buang air kecil sehingga saya harus memakai pampers karena tidak bisa ditahan,” katanya sambil tertawa. Setelah 3 bulan mengonsumsi TANEX dengan cara yang benar, berat badan Anthony berkurang menjadi 105 kg. Dan ia sudah bisa bergerak tanpa bantuan orang lain. “Malah sekarang berat badan saya sudah turun kembali menjadi 94 kg. Puji Tuhan ! Selain itu, kolesterol turun dan asam urat menjadi normal kembali,” ujar Anthony.

Harga dan Cara Pesan TANEX

Klik