Posted on Leave a comment

Catat, Ini 5 Ikan Tinggi Purin Pantangan Penderita Asam Urat

Kompas.com – 17/05/2024, 06:30 WIB
Diva Lufiana Putri, Rizal Setyo Nugroho
Tim Redaksi

KOMPAS.com – Makanan laut dan ikan yang mengandung purin tinggi perlu diwaspadai penderita penyakit asam urat.

Mengonsumsi terlalu banyak purin akan meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Sebab, asam urat adalah zat sisa hasil metabolisme purin oleh tubuh.

Menurut Kementerian Kesehatan, sebagian besar zat sisa tersebut normalnya akan disaring oleh ginjal dan dikeluarkan dari tubuh melalui urine.

Jika tubuh memproduksi asam urat dalam jumlah berlebihan atau ginjal tidak mampu mengeluarkannya secara efektif, kadar asam urat pun akan naik.

Kondisi tersebut dikenal sebagai hiperurisemia, yang berpotensi memicu pembentukan kristal asam urat tajam di bagian sendi, jaringan, atau organ lain.

Akibatnya, penderita akan mengalami beberapa gejala, termasuk nyeri dan bengkak pada sendi, serta ketidakmampuan untuk bergerak.

Guna menghindari penumpukan pada tubuh, penderita asam urat bisa memilih menghindari makanan laut dan ikan tinggi purin.

Lantas, apa saja ikan tinggi purin?

Ikan tinggi purin pantangan asam urat

Dilansir dari laman Mayo Clinic, sebagian besar makanan laut mengandung purin yang lebih tinggi dibandingkan jenis makanan lain.

Namun, manfaat mengonsumsi ikan juga tak kalah besar dibandingkan risikonya bagi penderita penyakit asam urat.

Sebagai pencegahan, orang dengan asam urat tinggi sebaiknya menghindari makan ikan tinggi purin.

Kategori ikan ini setidaknya menyimpan kandungan purin sebanyak 200 miligram untuk setiap 100 gramnya.

Berikut beberapa ikan yang mengandung purin tinggi:

1. Ikan teri

Teri adalah ikan berukuran kecil yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia dalam berbagai macam hidangan.

Memiliki ukuran tubuh lebih kecil, jenis ikan ini akan menyumbang lebih banyak nutrisi dalam setiap porsi berukuran 100 gram.

BACA JUGA:  10 Manfaat Nanas untuk Kesehatan, Tingkatkan Imunitas hingga Cegah Kanker

Satu porsi ikan teri segar yang belum diolah menawarkan sekitar 411 miligram omega 3, 10,3 gram protein, 1,4 gram lemak, dan 4,1 gram karbohidrat.

Merujuk Data Komposisi Pangan Indonesia, ikan ini juga kaya akan mineral penting, seperti 972 miligram kalsium, 253 miligram fosfor, 3,9 miligram besi, serta 126,1 miligram kalium.

Sayangnya, ukuran tubuh yang kecil juga membuat kandungan purin dalam satu porsi ikan teri relatif lebih tinggi dibandingkan ikan lainnya.

Dikutip dari laman Verywell Health, satu porsi ikan teri segar mengandung sekitar 239 miligram purin.

Jumlah tersebut akan meningkatkan kadar zat sisa metabolisme berupa asam urat dalam tubuh, yang perlu diwaspadai oleh penderita asam urat.

2. Ikan tuna

Ikan tinggi purin yang perlu dihindari penderita asam urat selanjutnya adalah tuna, pelagis besar yang kerap dijumpai di perairan Indonesia.

Satu porsi ikan tuna segar dengan berat 100 gram mengandung purin dalam jumlah tinggi, yakni sekitar 257 miligram.

Sementara ikan tuna yang diolah menggunakan minyak menawarkan purin lebih tinggi, sekitar 290 miligram.

Tidak hanya itu, beberapa jenis tuna juga berisiko mengandung logam berat merkuri yang dapat membahayakan tubuh.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), jenis ikan laut yang berisiko mengandung merkuri tinggi, antara lain tuna sirip kuning (yellowfin tuna) dan tuna mata besar (bigeye tuna).

Jenis tuna dengan bobot lebih besar pun berpotensi mengandung lebih banyak merkuri daripada ikan berukuran kecil.

3. Ikan sarden

Sarden, ikan yang biasa ditemui dalam bentuk kalengan, adalah jenis ikan kaya asam lemak omega 3 yang bermanfaat bagi jantung dan pembuluh darah.

Bahkan, satu kaleng sarden seberat 100 gram menyediakan sekitar 2,7 gram omega 3 yang cocok untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh.

BACA JUGA:  4 Ikan yang Pantang Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Kendati demikian, penderita asam urat perlu berhati-hati karena ikan ini mengandung sekitar 345 miligram purin per 100 gram.

Konsumsi terlalu banyak purin sendiri berisiko mengundang rasa nyeri dan pembengkakan pada sendi yang dipenuhi kristal asam urat.

4. Ikan haring

Jenis ikan selanjutnya yang relatif tinggi purin dan perlu dihindari penderita asam urat adalah haring atau herring.

Ikan haring sebenarnya kaya akan nutrisi, terutama vitamin D yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Haring segar dengan berat 100 gram bahkan menyediakan 214 IU vitamin D atau sekitar 27 persen dari rekomendasi nilai harian.

Sayangnya, ikan haring dengan porsi yang sama mengandung purin dalam jumlah melimpah, sekitar 210 miligram.

Selain itu, produk ikan haring dalam kemasan kaleng juga tak jarang telah ditambah dengan garam, yang meningkatkan asupan natrium bagi tubuh.

Selain bisa menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi, konsumsi makanan tinggi garam dapat memperburuk penyakit asam urat.

5. Ikan trout

Ikan trout yang masih satu keluarga dengan salmon juga masuk dalam daftar ikan tinggi purin pantangan orang dengan asam urat.

Jenis ikan ini tinggal di perairan dingin, sehingga tidak begitu familiar di telinga masyarakat Indonesia.

Meski memiliki tekstur daging yang sangat lembut dan rasa nikmat, penderita asam urat tidak boleh mengonsumsi ikan ini karena kandungan purinnya.

Pasalnya, 100 gram ikan trout setidaknya menyimpan 297 miligram purin yang nantinya akan diubah menjadi zat asam urat oleh tubuh.

Sumber:

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/gout-diet/art-20048524
https://www.verywellhealth.com/fish-and-gout-5093098
https://www.panganku.org/id-ID/view

SUMBER: https://www.kompas.com/tren/read/2024/05/17/063000365/catat-ini-5-ikan-tinggi-purin-pantangan-penderita-asam-urat?page=all

Tinggalkan Balasan